Percayakah kalian terhadap kalimat terbuka (karena
menurut Logika Matematika,kebenarannya belum teruji) berbunyi
"Ketika kamu merencanakan sesuatu atau berdoa untuk sesuatu,Tuhan dan Semesta berkonspirasi untuk mewujudkannya"?
Atau mungkin dengan kalimat ini ?
"Ketika kamu suka atau 'jatuh' kepada seseorang,Tuhan dan semesta akan berkonspirasi untuk mempertemukan sepasang kekasih tersebut di (nyaris) setiap momen,dan dari pertemuan tersebut akan lahirlah rasa suka atau cinta yang lebih jauh"?
Percayakah kalian?

Comments