Arrivederci Semester 4

Selamat kembali kepada rutinitas, saudara-saudara!
Saya sendiri masih menikmati liburan yang tersisa kurang lebih 1 bulan lebih sedikit.
Telat banget sih kalau mau cerita tentang semester 4 namun tidak apa-apa, saya akan tetap cerita.
Kalau di FEB UI, apalagi jurusan Manajemen, semester 4 itu saatnya mulai menentukan mau ngambil konsentrasi apa. Di FEB UI, ada 4 konsentrasi. Finance, Marketing, Human Resource dan Operations. Di antara keempat konsentrasi, saya memilih konsentrasi kepada dia yang itu tuh Marketing.
Awal semester 4, saya masih sangat excited dengan segala hal yang akan terjadi di semester ini. Karena udah mulai dapet matkul yang mengantarkan kita kepada konsentrasi yang akan kita tekuni. Sebenernya, namanya bukan konsentrasi sih. Lebih ke peminatan. Karena sesungguhnya, masih bisa ngambil matkul pilihan dari peminatan lain.
Karena saya anaknya (berusaha) well-organized, rapih, dan teliti, di awal semester saya memutuskan membeli planner baru
Biru, sangat gue.
 Planner mungil warna biru muda ini sangat menggambarkan saya yang imut-imut, suka warna biru, dan anaknya tertata banget hidupnya (aamiin ya Allah). Awal semester masih rajin ngisi planner. Kalau ada janjian, kalau ada kerjaan, ada rapat, pasti dicatet. Harapannya biar tidak skip dan jadi lebih bisa membuat prioritas dalam hidupnya dengan baik. Mulia sekali ya tujuannya. Tujuannya beli planner juga biar lebih inget gitu sama janji dibanding cuma asal catet di HP. Lama kelamaan, nyatet janjian malah keenakan di Google Keep, heuheu. Abis gampang, tinggal klik-ketik-simpan. Selesai. Tampilannya juga lucu-lucu. Planner mulai ku tinggalkan :( tapi rencananya sih semester besok, aku akan kembali kepada plannerku.

Eh jadi ngomongin planner -_-

Di semester 4, alhamdulillah dosennya gak zonk. Alhamdulillah ya Allah. Tapi, tetap saja perkuliahan tidak semulus itu, saudara-saudara. Ada satu kelas dimana dosennya kombinasi fair sama baik banget. Nah, pas sama dosen baik banget ini, kelas saya malah berulah gitu. Mengakibatkan bapak dosen murka. Menurut bapaknya, saat itu adalah pertama kalinya si bapak murka selama karier ngajarnya yang sudah menginjak angka 20 tahunan. Wah. Kelas saya memang luar biasa.
Ada juga dosen yang menurut kabar yang beredar, agak kejam gitu kalau ngasih nilai. Tapi alhamdulillah, nilai UTS saya ternyata masih aman. Rasanya ingin ku sujud syukur saat itu. Malah sama dosen yang baik banget, nilai UAS saya hancur sehancur hancurnya.Ya, namanya juga kuliah. Adaaa aja kejadiannya.

Di semester ini juga saya mengemban amanah sebagai Wakil Komisi Aspirasi Badan Perwakilan Mahasiswa. Setelah tahun lalu menjadi staff di komisi yang sama, saya meneruskan perjalanan saya di BPM sebagai BPH pada semester ini. Daaaaan....beda banget rasanya jadi staff sama BPH *yaiyalah* Kalau staff dulu kan mikirnya hura-hura saja. Kalau BPH, lebih serius gitu sih. Lebih lieur. Apalagi kuliah juga makin ribet materinya. Wah udahlah itu mah. Tapi bagaimanapun juga, kerja di BPM tetap menyenangkan. Komisi saya apalagi. Nanti deh di akhir tahun, diceritakan lagi.
Aspirkuw. Pande-Aya-Myra-Regit-Iben.
Selain itu, saya juga mulai bekerja di Indves. Apasih Indves? Indves merupakan crowdfunding syariah yang berusaha menjembatani kebutuhan modal para UMKM yang sedang berkembang. Iya, sistemnya patungan gitu buat modalin suatu usaha. Berbasis syariah pula. Kurang ntap apa coba start-up satu ini :) Boleh banget dicek di sini kalau penasaran apa itu Indves. Indves juga sudah beberapa kali diliput di berbagai media. Digoogle aja kalau penasaran. Jangan lupa ngindves ya saudara-saudara! Demi terciptanya pertumbuhan UMKM Indonesia yang makin baik *masih aja jualan*

Makin banyak ketemu orang, yang menyenangkan, yang minta dijitak, banyak deh. Tapi tetap senang sudah melewati semester absurd ini. Bisa dibilang cukup sukses semester ini mengingat tanggung jawab yang semakin banyak, alhamdulillah akademis juga tidak keteteran. Senang!


Comments